Cara Menanam Bawang Merah

Bawang merah merupakan salah satu umbi yang juga masuk dalam golongan rempah-rempah. Dengan segala macam manfaatnya, tidak ada salahnya jika kita wajib mengetahui cara menanam bawang merah di rumah agar kita bisa memiliki stok sendiri.

Dengan metode tanam hidroponik ataupun poly-bag, menanam bawang merah di rumah bukanlah perkara yang sulit. Anda hanya perlu waktu luang untuk memulai budidaya bawang merah di rumah.

Selain berguna untuk mengisi waktu luang, bawang merah memiliki berbagai macam khasiat yang berguna bagi kesehatan tubuh manusia. Bahkan bagi wanita, bawang merah kerap digunakan sebagai salah satu cara mengencangkan payudara yang alami.

Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan

Sebelum mengulas tentang cara budidaya bawang merah, ada baiknya kita mengenal kegunaan bawang merah dalam kehidupan sehari-hari. Berikut info lengkapnya!

1. Menurunkan Kolesterol

Bawang merah mengandung senyawa yang akan membantu proses metabolisme di dalam tubuh kita. Jika bawang putih membantu menyembuhkan luka luar, bawang merah punya peran penting dalam menurunkan kolesterol di dalam tubuh.

2. Mengobati Kencing Manis

Selain kolesterol, bawang merah juga menjadi obat mujarab untuk mengobati kencing manis. Bawang merah sudah lama dikenal sebagai tanaman obat untuk kencing manis.

3. Mengencangkan Payudara

Untuk kaum hawa, ramuan bawang merah kerap digunakan sebagai cara membesarkan payudara yang alami. Mengolesi payudara dengan bawang merah yang telah dihaluskan merupakan cara yang sangat efektif.

Tips Menanam Bawang Merah Menggunakan Pot

Setelah berkenalan dengan segala manfaat bawang merah, mari kita membahas cara menanam bawang merah. Setelah mengetahui cara tanam bawang merah, maka Anda bisa langsung mempraktekkannya di rumah.

1. Pemilihan Bibit

Untuk pemilihan bibit, Anda bisa membeli bibit bawang merah di toko pertanian atau memilih bawang merah sisa. Bagi pemula, kami rekomendasikan untuk membeli bibit siap tanam karena dibutuhkan proses pemilihan bibit. Caranya adalah dengan memilih bawang merah bersifat tunggal, yakni sudah memiliki tunas dan akar.

2. Proses Penanaman

cara menanam bawang merah di musim hujan

Untuk proses tanam, Anda harus menyediakan pot berlubang berukuran sedang. Isi pot tersebut dengan tanah dengan kandungan humus tinggi, dimana salah satu ciri khasnya adalah menjadi tempat hidup cacing tanah. Selain itu, siapkan pula pupuk kandang yang bisa dibeli di toko pertanian.

Setelah mengisi pot dengan tanah yang gembur, siram dengan air agar tanah menjadi lembab. Lalu potong bagian atas bawang sedikit saja guna merangsang tumbuhnya tunas baru.

Sedangkan bibit yang sudah tumbuh akarnya ditempelkan ke dalam tanah. Pastikan Anda menanam bibit pada pagi atau sore hari karena pada siang hari tumbuhan akan mengalami proses fotosintesis.

Setelah semua proses penanaman selesai, letakkan pot di tempat terbuka agar terkena sinar matahari secara langsung.

3. Perawatan Tanaman

Perawatan merupakan salah satu kunci sukses budidaya bawang merah. Untuk penyiraman harus dilakukan secara rutin dua kali sehari, yakni pada pagi dan sore hari dengan jumlah air yang tidak berlebihan. Setelah memasuki usia 10 hari, siram tanaman sekali saja pada pagi hari.

Lalu, pastikan tidak ada gulma atau tumbuhan kecil lain di sekitar tanaman bawang merah. Hal tersebut dapat menghambat proses pertumbuhan tanaman karena menyerap zat hara di dalam tanah. Jangan lupa untuk menambahkan pupuk lanjutan, yakni pupuk daun dan juga pupuk buah yang sudah membusuk.

Dengan melakukan cara menanam bawang merah sesuai petunjuk di atas, tanaman akan tumbuh subur dan siap dipanen di hari ke 55 sejak proses penanaman dilakukan.