pola diet hipertensi

Diet Hipertensi

Jika Anda memiliki masalah tekanan darah tinggi, penting untuk menghindari makanan pantangan seperti makanan berlemak, tinggi kolesterol, tinggi garam dan makanan manis.

Bagi penderita tekanan darah tinggi–dan juga mereka yang tidak– penting untuk menghindari makanan tinggi garam karenan dapat meningkatkan tekanan darah secara signifikan.

Salah satu cara alami menurunkan tekanan darah tinggi adalah dengan mengatur pola makan dengan membatasi asupan garam, dengan takaran yang direkomendasikan oleh Dietary Guidelines for American maksimal 2.300 miligram setiap harinya.

Untuk menjaga asupan garam masih dalam tahap normal, Anda dapat melakukan pola diet yang direkomendasikan untuk penderita tekanan darah tinggi, yakni Diet DASH dan Diet Mediterranean. Untuk lebih jelasnya simak penjelasannya berikut sebagaimana dikutip dari Everyday Health.

Pola Diet Hipertensi

1. Diet Dash

Saat Anda di diagnosis tekanan darah tinggi, ada baiknya Anda merubah pola makan Anda dengan kaidah-kaidah diet DASH yang khusus untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Pola makan diet ini berfokus pada makanan yang baik untuk kesehatan jantung seperti makanan rendah lemak, kolesterol, garam dan memperbanyak makanan kaya nutrisi, protein dan serat.

Makanan dalam program diet DASH meliputi

  • Buah-buahan
  • Sayur-sayuran
  • Gandum utuh
  • Susu Rendah Lemak
  • Ikan
  • Ayam
  • Kacang-kacangan

Makanan yang dihindari diet DASH :

  • Daging Merah
  • Makanan tinggi gula
  • Minuman Kemasan
  • Minuman Bersoda

Untuk kesuksesan program diet DASH Anda, ada baiknya Anda mengikuti rekomendasi takaran saji dari setiap jenis makanan dalam program diet ini untuk memenuhi kebutuhan 2.000 kalori setiap harinya. Simak panduan diet DASH berikut ini :

  • 6-8 porsi biji-bijian perhari seperti Beras Merah, oatmeal, Sorgum dll
  • 4-5 porsi sayur-sayuran perhari
  • 4-5- porsi buah-buahan perhari
  • 6 porsi daging rendah lemak, ayam dan ikan perhari
  • 4-5 porsi kacang-kacangan dan legume per minggu
  • 2-3 Minyak esensial

2. Diet Mediterranean

Pola makan diet mediterranean meliputi :

  • Konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, sereal, kentang, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
  • Minyak Zaitun sebagai lemak sehat
  • Susu, ikan dan ayam dikonsumsi dalam jumlah kecil
  • Membatasi konsumsi daging merah
  • Konsumsi telur maksimal empat kali dalam seminggu

Meski pola makan Diet DASH dan Diet Mediterranean telah dikenal sejak lama memiliki dampak baik bagi kesehatan jantung dan tekanan darah, Asosiasi Kesehatan Jantung Amerika memperingatkan bahwa pola makan saja tidak cukup untuk mengatasi darah tinggi. Diperlukan gaya hidup sehat seperti olahraga dan menjauhi makanan pantangan hipertensi.

Untuk menurunkan tekanan darah tinggi, Anda baiknya pola diet hipertensi Anda dilengkapi dengan :

Makanan Tinggi Potassium

Potassium membantu menyeimbangkan kadar sodium dalam darah Anda.

Mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan potassium dapat menormalkan tekanan darah Anda. Namun, penting untuk mendapatkan potassium dari konsumsi buah dan sayuran ketimbang dari suplemen.

Sebagai catatan, bila Anda menderita masalah ginjal sebaiknya hindari konsumsi potassium karena akan berdampak negatif pada ginjal Anda.

Batasi Konsumsi Alkohol

Alkohol merupakan pantangan bagi penderita hipertensi, alkohol dapat meningkatkan tekanan darah meski Anda tidak bukan penderita hipertensi dan menghambat penyerapan nutrisi yang didapat dari makanan.

Meski tidak disarankan, maksimal konsumsi alkohol adalah dua sloki setiap harinya.

Konsumsi Suplemen

Meski belum ada penelitian yang membuktika manfaat suplemen dapat menurunkan tekanan darah. Namun praktisi kesehatan tetap merekomendasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lewat konsumsi suplemen berupa makanan dan dalam bentuk kemasan. Karena beberapa suplemen diyakini dapat membantu turunnya tekanan darah. Suplemen yang direkomendasikan adalah :

  • Serat
  • Mineral seperti Kalsium dan Potassium
  • Coklat
  • CoEnzyme Q10
  • Bawang Putih
  • Asam Lemak Omega 3