Gambar Tanaman Jagung

Budidaya Jagung

Budidaya jagung organik saat ini banyak diminati. Apalagi kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat juga sudah mulai meningkat. Oleh sebab itu, membudidayakan jagung secara organik dapat menjadi langkah yang tepat untuk dilakukan. Berikut ini adalah cara menanam jagung manis organik dan hal yang perlu Anda perhatikan.

Persiapan Tanah Untuk Budidaya Jagung Organik

Tanah atau lahan yang digunakan untuk menanam jagung manis organik sebaiknya dikondisikan terlebih dahulu agar bebas dari bahan kimia. Untuk membuat tanah tersebut subur, Anda dapat menaburkan pupuk organik atau pupuk kompos yang berasal dari kotoran hewan seperti kotoran sapi atau kotoran ayam.

Iklim yang Cocok Untuk Menanam Jagung Manis Organik

Jagung manis dapat ditanam di daerah dataran tinggi maupun dataran rendah. Jenis tanaman ini dapat beradaptasi dengan mudah pada suhu yang sejuk maupun suhu tinggi. Tetapi iklim yang cocok untuk melakukan budidaya tanaman jagung manis organik adalah tempat yang beriklim panas atau memiliki suhu yang tinggi.

Cara Menanam Benih Jagung Manis

Teknik penanaman bibit jagung manis yang tepat adalah membuat lubang – lubang tanam. Lubang tersebut dapat dibuat dengan kedalaman sekitar 3-4 cm. Kemudian masukkan benih jagung ke dalam setiap lubang tanam dan tutup lagi dengan tanah. Tahap berikutnya, taburkan pupuk kompos yang sudah disiapkan dan siram lahan penanaman secara merata. Jarak ideal antar tanaman untuk menanam jagung manis adalah 50 – 75 cm.

Perawatan Jagung Manis Organik

Untuk teknik perawatan jagung manis organik pada prinsipnya harus bebas dari pengaruh zat-zat kimia. Memang tanaman ini pasti akan rentan terkena serangan hama seperti belalang, ulat, dan tikus. Jika menggunakan teknik penanaman organik, Anda tidak dapat membasmi semua hama tersebut secar menyeluruh. Tetapi Anda masih dapat mengurangi jumlah hama.

Hal lainnya yang perlu diperhatikan selain hama adalah penyakit tanaman. Tanaman ini juga rentan terkena serangan penyakit. Jenis penyakit yang kerang menyerang jagung organik adalah hawar pelepah, hawar daun, dan karat daun. Cara mengatasi serangan penyakit dan hama jagung organik adalah dengan ramuan pestisida alami dari bahan seperti cabai, bengkoang, jambu, jahe, brotowali, dan beberapa bahan organik lainnya. Cara pembuatan pestisida tersebut hampir sama dengan teknik pembuatan pupuk kompos. Pembuatan pestisida organik diketahui dapat menekan penyakit dan serangan hama hingga 50%.

Pemanenan Jagung Manis Organik

Jagung manis sudah dapat dipanen sekitar 3 – 5 bulan setelah ditanam. Biasanya bunga jagung sudah mulai muncul ketika tanaman berusia 1 – 5 bulan. Untuk teknik pemanenan, jagung yang muda di bagian bawah tanaman sebaiknya dipanen lebih duly. Hal itu diperlukan untuk memastikan nutrisi dari tanaman dapat mencapai tongkol jagung di bagian yang paling aatas.

Dengan waktu sekitar 1 bulan setelah memanen jagung muda di bawah, selanjutnya panen jagung yang sudah berukuran cukup besar pada tongkol atas. Jagung manis organik usia 4 – 5 bulan sudah memiliki ukuran yang besar dan dapat dipanen. Anda dapat memanen jagung seperti panen jagung jenis biasa. Setelah proses panen selesai lakukan penyortiran berdasarkan ukuran jagung.

Anda dapat menjual panen jagung manis tersebut secara langsung di pasar atau mengolah sendiri jagung tersebut sebelum dipasarkan. Jagung organik menawarkan banyak keunggulan karena lebih sehat.